![Pacar Air [Impatiens balsamina Linn.] Manfaat Tanaman Pacar Air](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIXr8C5iR8Fs22hGODBIBL822QfdG09VsglXdxx2BnYkYN27IwJBLp7iNARKmzCFw6yaj0Tr04FO_SZef7zudcZ61cfgOyp7WrQvCddkPw-iEDWeaaddER5B-e5cyQB5QQ55SLJuBBSrGh/s1600/Pacar+Air+Impatiens.jpg) |
Pacar Air [Impatiens balsamina Linn.] |
Pacar air [Impatiens balsamina Linn.] merupakan tumbuhan yang berasal dari India, biasa
ditanam dihalaman sebagai tanaman hias. Pengembangbiakan dengan biji. Habitus
herba, tinggi 30-80 cm, berbatang basah
(herbaceus). Daun tunggal, berbentuk lanset memanjang, pinggir daun bergerigi,
ujung runcing, warna daun hijau muda tanpa daun penumpu, panjang 6-15 cm dan
lebarnya 2-3 cm. Bunga terkumpul 1-3, daun kelopak berbentuk corong miring,
daun mahkota berjumlah lima , tetapi kelihatan seperti tiga yang terdiri dari beberapa warna cerah
seperti merah, orange, ungu, putih, dan lain-lain dengan bentuk jantung
terbalik. Buah pacar air berupa buah kendaga, bila telah masak, buah akan
membuka menjadi lima bagian terpilin.
Familia
Balsaminaceae.
Sinonim
Impatiens cornuta L. = Impatiens hortensis Desf. = Impatiens
mutila DC. = Impatiens triflora Blanco. = Balsamina mutila DC.
Nama Dearah
- Sumatra : lahine (Nias), paruinai (Minangkabau), bunga tabo,
inay ayer, pacar ayer, laka kecil (Melayu).
- Jawa : kimhong (Jakarta), pacar cai (Sunda), pacar banyu
(Jawa).
- Nusa Tenggara : pacar foya (Bali), pacar aik (Sasak).
- Sulawesi : tilanggele duluku, kolondingi unggaagu
(Gorontalo).
- Maluku : bunga jabelu (Halmahera Selatan ), giabebe dumule
(Halmahera Utara), laka gofu (Ternate, Tidore).
Nama Asing
Feng xian hua (T), kamantigi (F), touch me not, balsam,
garden balsam seed (I), keembung inai ayam (M), balsamien (B), balsamine des
jardins, gartenspringkraunt.
Bagian yang Dipakai
Akar, daun, bunga, dan biji.
Sifat Kimawi dan Efek Farmakologis
Terasa pahit,
hangat, sedikit toksik atau beracun. Berkhasiat melancarkan peredaran darah,
melunakan masa atau benjolan yang keras.
Kandungan Kimia
Bunga mengandung anthocynanin, cynidin, delphinidin,
pelargonidin, malvidun, kaempherol, quercetin.
Akar mengandung cynidin, mono glycosine.
Kegunaan
1. Biji :
- Peluruh haid
(emenagog);
- terlambat datang haid (amenorrhea)
- Mempermudah
persailanan (parturifasien)
- Kanker saluran pencernaan bagian atas
2. Bunga
- Peluruh
haid (emenagog)
- Tekana
darah tinggi (hipertensi)
- Pembengkakan
akibat terpukul (hematoma)
- Bisul
(furunculus)
- Rematik
sendi
- Gigitan
ular tidak berbisa
- Radang
kulit.
3. Akar
- Peluruh
haid (emenagog)
- Antiinflamasi
(antiflogistik=antiradang)
- Rematik,
kaku leher, kaku pinggang, sakit pinggang (lumbago)
4. Daun
- Keputihan
(leucorrhoea)
- Nyeri
haid (dysmenorrhoea);
- Radang
usus buntu kronis (cronic appendicitis);
- Antiradang
(antiinflamasi);
- Tulang
patah atau retak (fraktur);
- Mengurangi
rasa nyeri (analgesik);
- Bisul
(furunculus);
- Radang
kulit (dermatitis), radang kuku .
Dosis pemakaian
- Pemakaian luar : biji, bunga, daun dan akar secukupnya
dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang sakit.
- Pemakaian dalam (minum) : 3-10 gram biji , 3-6 gram bunga,
15-30 gram daun, 15-30 gram akar, direbus lalu diminum.
Pemakaian Luar
- Rematik, radang kulit (dermatitis), pembengkakan : bunga
pacar air segar secukupnya, dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang sakit.
- Tulang patah atau retak (fraktur), antiradang (antiinflamasi)
: daun pacar air secukupnya, dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang
sakit atau daun tersebut direbus lalu airnya digunakan untuk mencuci luka,
sedangkan daunnya ditempelkan pada bagian yang sakit.
- Bisul (furunculus), radang kulit (dermatitis) : 15 gram daun
pacar air segar, 5 lembar daun cocor bebek segar (kalanchoe pinnata [Lam]
Pers.) dihaluskan lalu ditempelkan pada bisul.
- Pembengkakan akibat terpukul : 3-6 gram bunga pacar air,
dihaluskan, tambahkan arak putih secukupnya, lalu tempelkan pada bagian yang
bengkak.
- Radang kuku : seluruh herba pacar air secukupnya, dihaluskan
lalu ditempelkan pada kuku dan dibungkus dengan kain kasa. Lakukan 7-14 hari
secara rutin.
Pemakaian Dalam
- Peluruh haid/melancarkan haid (emenagog) : Cara ke-1 : 4-5
bonggol akar pacar air, direbus dengan
400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu diminum airnya setelah disaring ;
lakukan 3-4 kali sehari ; Cara ke-2 : 6 gram biji pacar air, 15 gram temu hitam
(Curcuma aeruginosa Roxb.), direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc,
lalu disaring dan diminum airnya hangat-hangat ; Cara ke-3 : 3-10 gram biji
pacar air, 30 gram daun dewa segar (Gynura segetum [Lour.] Merr.), 10 gram
temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.), direbus dengan air secukupnya, lalu
diminum airnya setelah disaring.
- Nyeri haid (Dysmenorrhoea) : 10 gram daun pacar air, 15 gram
umbi rumput teki (Cyperus rotundus L.), 15 gram temu hitam (Curcuma aeruginosa
Roxb.), direbus dengan air secukupnya, disaring
lalu diminum airnya.
- Terlambat datang haid, pembekuan darah : 6 gram herba pacar
air, 10 gram temu putih (Curcuma zedoaria
Roxb.), direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring
dan diminum airnya.
- Keputihan (leucorrhea) : Cara ke-1 : 30 gram daun segar
tanaman pacar air, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu
disaring dan diminum airnya. Cara ke-2 : 30 gram daun pacar air segar atau 15
gram yang kering, 15 gram daun sambiloto kering (Andrographis paniculata
Nees.), direbus dengan air secukupnya, lalu disaring dan diminum airnya.
- Mempermudah persalinan (Parturipasien), kanker saluran
pencernaan atas : 10 gram biji pacar air, direbus dengan 400 cc air hingga
tersisa 200 cc, lalu diminum airnya setelah disaring (tetap konsultasi ke
dokter).
- Mencegah dan mengatasi kanker (karsinoma) : 15 gram biji
pacar air, 30 gram rumput mutiara (Hedyotis corymbosa [L.] Lamk.), direbus
dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan diminum airnya,
lakukan dua kali sehari. Tetap konsultasi ke dokter.
- Bisul (furunculus), radang kulit (dermatitis) : 3-6 gram
bunga pacar air, 5 lembar daun cocor bebek (kalanchoe pinnata [Lam] Pers.)
direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum
airnya.
- Radang usus buntu kronis (cronic appendicitis) : 30 gram
herba pacar air, 30 gram daun sambiloto (Andrographis panniculata Nees.),
direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu diminum airnya setelah
disaring secara rutin.
- Tekanan darah tinggi (hipertensi) : 10 gram bunga pacar air,
100 gram seledri kecil (Apium graveolens L.), direbus dengan 400 cc air hingga
tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya.
- Sakit pinggang (lumbago), kaku leher, kaku pinggang, rematik
: 15 gram akar pacar air, 30 gram akar sawi langit (Vernonia cinerea [L]
Lees.),15 gram jahe merah (Zingiber officinale Rosc.), direbus dengan 600 cc air
hingga tersisa 300 cc, disaring lalu
diminum airnya. Lakukan 2-3 kali sehari secara teratur.
Catatan
- Wanita hamil dilarang memakai resep diatas.
- Setiap pengobatan dilakukan secara teratur. Untuk penyakit
berat tetap konsultasikan ke dokter.
- Umbi rumput teki dapat dibeli di toko obat Tionghoa dengan
nama siang fu.
Efek Samping
Pada pemakaian yang terlalu lama, mulut akan terasa kering
(xerostomia), mual (neusea), nafsu makan turun (anorexia) yang dapat hilang
setelah menurunkan dosis atau menghentikan pengobatan selama 2-3 hari.
Prof. H.M. Hembing Wijayakusuma
Read more ...